padahal aku tahu aku hanya
manusia biasa yang tercipta dari segenggam tanah, yang mudah tercerai berai tersaput
angin ketika genggaman itu dibuka..
padahal aku tahu apabila seluruh
butir tanah itu habis dalam genggaman, itu berarti aku tak bersisa lagi..
padahal aku tahu, aku saja yang
manusia dapat lekang oleh takdir, apalagi hanya cinta, yang ada karena manusia
ada..
padahal aku tahu tidak harus
jatuh cinta lagi, karena aku mengalami banyak kegagalan dalam soal percintaan..
padahal aku tahu mencintai orang
yang salah, tapi aku tetap saja mencintainya..
padahal aku tahu aku bukan
pilihan, tapi aku senantiasa memelihara cinta ini, membiarkannya tumbuh dan berkembang menutupi seluruh ruang
hati…
padahal aku tahu cinta itu mesti
terukur, tapi aku membiarkannya melebihi kapasitas yang seharusnya..
padahal aku tahu cinta tak abadi,
tapi aku selalu membangun asa untuk terus (memaksa) menyemayamkan keabadian di
dalam hati dan otak-ku..
padahal aku tahu suatu saat dia
akan meninggalkanku, tapi aku bersikap tak peduli… semata karena aku ingin
menikmati bahagia yang lebih lama lagi..
padahal aku tahu akan terluka,
tapi aku berusaha membangun penolakan dalam diri bahwa kali ini kebahagiaan
akan berpihak kepadaku..
padahal aku tahu bagaimana sakitnya
terluka, tapi aku masih saja mengingkarinya bahwa aku tak akan sakit lagi
karena cinta… aku tak layak untuk terluka..
padahal aku tahu semua itu, satu
yang mungkin tidak kuketahui, Mengapa aku mencintainya?
published on facebook (15-01-2012)
No comments:
Post a Comment